Senin, 23 Maret 2015

PERAN KELOMPOK KB PRIA SATRIYO WIDODO DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI KB PRIA DI DESA WIDODOMARTANI KECAMATAN NGEMPLAK

Sebagian besar PUS warga Desa Widodomartani menggunakan alat kontrasepsi yang  notabene digunakan oleh kaum wanita sementara alat kontrasepsi pria yang meliputi kondom dan MOP masih rendah jumlah pesertanya.  Prosentase KB pria hanya sebesar  4,78% dari total PUS.

Berangkat dari latar belakang tersebut di Desa Wedodomartani dibentuk sebuah forum sebagai jaringan sampai keluarga dalam rangka meningkatkan partisipasi pria. Forum tersebut bernama Kelompok KB Pria SATRIYO WIDODO. Satriyo Widodo adalah suatu kelompok yang ingin mendorong kemajuan KB Pria di Desa Widodomartani sehingga kesertaan KB kondom dan MOP bisa meningkat.

Dengan harapan kelompok ini dapat menjadi suatu wadah bagi kaum bapak yang mempunyai jiwa satria untuk membantu meningkatkan kesertaan ber-KB pria di Desa Widodomartani. Peningkatan partisipasi pria dalam ber-KB merupakan wujud dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi, menghargai dan melindungi hak-hak reproduksi secara adil dan merata. Guna mempercepat terwujudnya keluarga berkualitas maka partisipasi pria dalam ber-KB perlu ditingkatkan sehingga muncul kesetaraan gender dalam ber-KB dalam artian bahwa tidak hanya kaum wanita saja yang ber-KB tetapi kaum pria juga dapat berpartisipasi untuk mensukseskan program KB.

Peran pria di Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak dalam program KB lebih ditingkatkan lagi guna membantu program pemerintah. Program KB tidak hanya diperuntukkan untuk wanita namun pria juga memiliki peranan yang penting didalam suatu hubungan keluarga. Dengan meningkatnya partisipasi pria dalam ber-KB diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengendalian pertumbuhan penduduk dan penanganan masalah kesehatan reproduksi yang pada akhirnya akan berdampak pada penurunan angka kematian ibu dan bayi.


Seperti yang kita ketahui bahwa kontrasepsi bukanlah tanggung jawab perempuan saja, sudah saatnya pria juga meningkatan partisipasi dalam Program KB dan Kesehatan Reproduksi adalah langkah yang tepat dalam upaya mendorong kesetaraan gender. Kontrasepsi untuk pria bertujuan supaya para pasangannya dapat terbebas dari beberapa efek samping penggunaan kontrasepsi, selain itu mereka juga ingin lebih terlibat dalam hal pengendalian kesuburannya.